Hambatan dan solusi implementasi Sistem informasi kesehatan (SIK)

Hambatan Dan Tantangan Serta Solusi Implementasi Sistem Informasi Kesehatan (SIK)

NO

HAMBATAN/TANTANGAN

SOLUSI

1 Penggunaan Sistem informasi itu sendiri masih terbatas kemampuannya digunakan oleh tenaga kesehatan. Sumber daya manusia yang kurang kompeten dalam penggunaan SIRS. Diadakannya pelatihan dan pendidikan lebih dalam dan khusus dalam penggunaan SIRS.
2 Koneksi jaringan dan internet yang masih terbatas terutama di pelosok negeri. Pemerintah atau pihak terkait memperluas koneksi internet hingga ke pelosok negeri agar mudah diakses oleh sistem informasi terutama yang online.
3 Suplai sumber daya listrik yang masih terbatas terutama di daerah yang belum terjangkau kelistrikan. Pemerintah menindaklanjuti dan melakukan pengembangan pasokan aliran listrik hingga merata dan konsekuen, serta dengan pelayanan yang baik seperti di kota-kota. Dan didirikannya bantuan listrik seperti jenset.
4 Adanya keterlambatan dalam proses pengiriman laporan kegiatan puskesmas /rumah sakit/pelaksana kesehatan lainnya, baik itu ke Dinas Kesehatan maupun ke Kementerian kesehatan sehingga informasi yang diterima sudah tidak up to date lagi. Perlu diadakannya suatu Sistem Informasi Kesehatan untuk digunakan di daerah (Puskesmas dan Dinas Kesehatan) yang sesuai dan dapat memenuhi kebutuhan berbagai pihak, mulai dari tingkat Puskesmas hingga ke Kementerian Kesehatan dengan standar minimum yang cepat, akurat, dan terkini sesuai dengan kebutuhan berbagai pihak.
5 Koordinasi unit lebih terfokus pada unit masing-masing. Memperbaiki suatu koordinasi, dan membenahi untuk suatu koordinasi agar lebih terfokus dan memiliki satu komando koordinasi, satu arah, satu tujuan, dan satu pimpinan agar manajemen dan data lebih terjaga keakuratannya.

tugas man IT: kategori web dan contoh contohnya

TUGAS MENEJEMEN IT
“ KATEGORI – KATEGORI WEB “

I. KATEGORI WEB
A. Website Statis
Website Statis dapat didefinisikan sebagai website yang
kontennya konstan atau tidak berubah. Setiap laman dibuat dengan
kode HTML dan menunjukkan informasi yang sama kepada setiap
pengunjung. Hanya webmaster atau developer yang bisa melakukan
update pada konten website statis.
B. Website Dinamis
Website dinamis adalah website yang kontennya selalu di-update
secara berkala. Kebanyakan website bersifat dinamis karena lebih
mudah dikelola dibandingkan website statis. Meskipun begitu, website
dinamis memungkinkan untuk memiliki beberapa user yang bisa
melakukan update konten website tanpa mengganggu desain web.
1. Web Portal
 Yahoo
 Google
 Opera mini
 Browser web
2. News Website
 Detik
 Okezone
 Tribunnews
 CNN Indonesia
 Kompas
 Sindonews
3. Media Sosial (Sosial Networking)
 Facebook
 Twitter
 Instagram
 Path
 Tantan
4. Educational Website
 Ruang Guru
 Edmodo
 Goggle classroom
5. Blog web
 Blogspot
 Blogger
6. Massanger Wabsite
 Whatsapp
 Line
 WeChat
 Telegram
 KakaoTalk
 BBM